Ini 7 Cara Mudah Memulai Gaya Hidup Sehat ala Vegetarian di 2021

Setiap tahun baru, kita pasti akan membuat sebuah resolusi. Berharap di tahun yang baru menjadi lebih baik lagi dari tahun kemarin. New Year New You! Lalu di tahun ini apa resolusimu, guys

Punya gaya hidup yang sehat? Wah, itu sebuah resolusi yang sangat bagus! Apalagi selama tahun 2020 isu kesehatan menjadi hal yang sangat penting. Pandemi Covid19 yang sampai saat ini masih membayangi dunia membuat masyarakat perlu untuk menerapkan gaya hidup sehat. Namun, apa sih, gaya hidup sehat itu sebenarnya?

Gaya hidup sehat adalah cara hidup yang memperhatikan kesehatan tubuh dan mental dengan tujuan untuk menghindari terkena penyakit mematikan. Ada banyak hal yang perlu dilakukan untuk mendapatkan gaya hidup sehat. Contohnya seperti olahraga, mengelola stres dengan baik, istirahat yang cukup, juga dengan mengatur pola makan.

Namun, sekarang ini masih banyak orang yang berpikir kalau mau sehat itu harus olahraga, tapi mereka lupa memperhatikan pola makan. Padahal pola makan sangat berpengaruh dalam gaya hidup sehat. Karena apa yang dimakan bisa menjadi obat atau bahkan racun bagi tubuh.

Ada banyak pola makan sehat yang digaungkan oleh para praktisinya. Salah satunya vegetarian. Bagi orang awam, banyak yang mengira menjadi seorang vegetarian tak lebih seperti kambing yang selalu makan rumput. Banyak juga yang meremehkan jika tubuh tak akan sehat bila kekurangan vitamin B12 yang banyak diperoleh dari olahan daging.

Mereka atau mungkin kamu yang berpikir begitu berarti belum benar-benar mengenal apa itu pola makan vegetarian dan manfaatnya bagi tubuh. Begini teman-teman, vegetarian itu memiliki beberapa jenis. Dari mulai hanya mengurangi konsumsi daging, hingga yang hanya makan olahan nabati saja.

Begitu pula dalam pemenuhan nutrisi. Sudah ada banyak produk olahan yang bisa menjadi pengganti daging. Salah satu contohnya itu tempe, makanan tradisional Indonesia. Yang mungkin sejak dari SD kamu sudah diberitahu guru IPA akan manfaat dari tempe. Selain itu, ada suplemen yang bisa dikonsumsi untuk menambah nutrisi hewani dalam tubuh.

Menjalani diet vegetarian juga memiliki banyak keuntungannya. Lalu kenapa kamu masih ragu untuk mulai pola hidup sehat ala vegetarian? Masih bingung mau mulai dari mana?

Nah, mumpung tahun baru dan kamu sudah membuat resolusi untuk hidup lebih sehat lagi. Daripada resolusimu hanya menjadi angan-angan dan resolusi lagi di tahun berikutnya. Lebih baik, mulai gaya hidup sehatmu dari sekarang dengan diet vegetarian. Bila berat untuk memulainya, di bawah ini ada 7 cara mudahnya, yuk simak!

 

1.    Mencari tahu lebih dulu tentang manfaat dan risiko menjadi vegetarian

Sebelum memulai sesuatu kita perlu tahu dulu apa manfaat dan risiko yang akan di dapat. Hal ini guna untuk membuat apa yang dilakukan sesuai dengan tujuan awalnya. Karena banyak orang yang biasanya cuma ikut-ikutan trend dan mendapatkan hasil akhir yang tidak sesuai ekspektasi. Hingga akhirnya kecewa.

Menjadi vegetarian bukan hanya sekedar makan sayuran dan mengurangi produk hewani. Ada banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan jika menerapkan gaya hidup ini dengan benar. Seperti menurunkan dan menjaga berat badan, kulit lebih sehat. Tentunya hal ini menjadi suatu dambaan bagi kaum wanita.

Foto oleh Kaboompics .com dari Pexels

Selain itu, melansir dari Medical News Today, menurut sebuah penelitian vegetarian lebih rendah untuk terkena kanker. Hal karena para vegetarian yang lebih banyak makan biji-bijian untuk memenuhi nutrisi. Juga karena mereka mengurangi, bahkan tidak mengonsumsi daging yang dimasak dengan suhu tinggi. Yang mana itu bisa meningkatkan risiko kanker tertentu.

Vegetarian juga bermanfaat menurunkan risiko serangan jantung. Karena pola makan ini membuat kadar gula darah dan kolesterol menurun. Serta bermanfaat mengurangi nyeri akibat peradangan sendi.

Meskipun memiliki banyak manfaat, bila tak melakukan diet vegetarian secara hati-hati kamu juga akan mengalami dampak negatif kekurangan nutrisi. Kandungan nutrisi yang perlu diperhatikan oleh para vegetarian adalah vitamin B12 dan D, kalsium, zat besi, seng, protein, serta yodium.

Oleh karena itu, meski menjadi vegetarian pola makannya tetap perlu diperhatikan. Terutama pemenuhan gizi-gizi tersebut. Karena jika kekurangan protein saja tubuh akan cepat lelah dan sistem imun menjadi menurun.

 

2.    Menjadikan sehat sebagai alasan yang kuat untuk menjadi seorang vegetarian

Kedua, jadikan kesehatan alasan yang kuat untuk memulai diet vegetarian. Jangan hanya karena tren kamu jadi ikut-ikutan. Karena vegetarian bukan hanya sekedar makan produk nabati saja. Ada banyak yang perlu diperhatikan agar mendapat manfaatnya.

Biasanya selain ingin mendapat manfaat sehat, orang yang melakukan diet vegetarian tergerak oleh moral dan rasa belas kasihan terhadap hewan. Itu sah-sah saja. Bahkan bisa menjaga lingkungan dari kerusakan.

Foto oleh Li Sun dari Pexels

Namun, biasanya alasan yang seperti itu tidak sekuat mereka yang ingin menjalani diet vegetarian karena alasan kesehatan. Oleh karena itu, meski punya pemikiran seperti itu kamu juga perlu memikirkan manfaatnya untuk kesehatan. Hal ini demi menjaga tubuhmu juga.

Sebab jika hanya memikirkan faktor lingkungan saja, dikhawatirkan kamu tidak memperhatikan faktor kesehatan. Yang mana hal tersebut bisa membawamu ke dalam dampak negatif dari diet ini. Bahkan hingga akhirnya menyerah. Lalu kalau menyerah bagaimana dengan hak hidup dari ayam, kambing, dan kawan-kawannya yang sudah kamu perjuangkan?

 

3.    Tentukan jenis gaya hidup vegetarian yang sesuai dengan tubuhmu

Gaya hidup vegetarian itu bagaimana? Apa hanya mereka yang makan tumbuh-tumbuhan saja yang disebut vegetarian? Oh, tidak sesederhana itu definisinya, guys.

Ada beberapa jenis diet vegetarian yang biasanya orang lakukan. Ini tergantung kebutuhan dan kemampuan tubuhnya dalam melakukan diet ini. Karena jika memiliki tubuh yang bermasalah soal nutrisi juga akan sulit untuk menghindari produk hewani secara total. Maka dari itu, untuk memulai menjadi vegetarian kamu perlu tahu kesehatanmu dulu. Lalu jenis-jenisnya.

Foto oleh Viktoria Slowikowska dari Pexels

Melansir dari Vegetarian Nation, ada beberapa jenis vegetarian mulai dari yang hanya mengurangi, hingga sampai yang benar-benar non produk hewani. Berikut ini beberapa jenis vegetarian yang perlu kamu tahu.

  • Lacto vegetarian. Orang yang melakukan diet ini tidak mengonsumsi segala jenis daging. Namun, masih mengonsumsi produk susu dan olahannya.
  • Ovo vegetarian. Kalau diet vegetarian yang satu ini tidak mengonsumsi segala jenis daging serta susu. Akan tetapi, memiliki toleransi terhadap telur.
  • Lacto-ovo vegetarian. Bila yang satu ini gabungan dari dua jenis vegetarian di atas. Tidak makan daging, tapi masih mengonsumsi produk susu dan telur.
  • Pescatarian. Sebenarnya secara teknis ini dimasukkan ke dalam jenis semi vegetarian. Karena mereka masih mengonsumsi daging. Meski bukan daging ayam, sapi, dan sejenis binatang lainnya yang hidup di darat. Hanya ikan dan makhluk laut lainnya.
  • Pollotarian. Ini juga termasuk ke semi vegetarian. Mereka yang melakukan diet ini hanya mengonsumsi daging unggas dan menghindari berbagai daging termasuk ikan dan olahan laut lainnya.
  • Flexitarian. Kalau yang ini jenis vegetarian yang paling flexibel. Mereka tetap mengonsumsi daging, tapi hanya sesekali untuk memenuhi nutrisi tubuh.
  • Vegan. Nah, kalau yang satu ini adalah vegetarian garis ketat. Mereka yang melakukan diet jenis ini benar-benar tidak mengonsumsi produk hewani. Hanya sayuran, buah, dan biji-bijian.

Apabila kamu sudah tahu jenis-jenisnya. Tinggal pilih mau menjadi vegetarian level mana. Jika kamu memiliki masalah soal gizi. Lebih baik konsultasikan dulu dengan dokter untuk memilih jenis diet vegetarian yang cocok dengan tubuhmu.

 

4.    Belajar mengurangi konsumsi produk hewani sedikit demi sedikit

Cara keempat dengan mengurangi konsumsi produk hewani secara perlahan. Kamu bisa memulai dengan menjadi flexiterian, jika memang masih sulit untuk meninggalkan rasa lezatnya daging. Lalu menjadi pollotarian.

Terus lakukan pengerucutan konsumsi daging ini. Cara ini cukup efektif bila kamu ingin menjadi seorang vegetarian level vegan. Karena bisa memberi jangka waktu tubuh untuk mengerti kalau kamu tidak makan daging lagi.

Foto oleh Lukas dari Pexels

Namun, jika tahun ini resolusimu benar-benar ingin menjadi seorang vegan, tapi selera masih tergoda untuk mengonsumsi daging. Kamu bisa memuaskan selera dengan olahan daging yang dibuat khusus untuk vegetarian. Sehingga bisa tetap memiliki gaya hidup vegan dan vegetarian, tapi masih bisa merasakan sensasi makanan yang bertekstur seperti daging.

Ada banyak variannya, lho. Seperti beberapa contoh di bawah ini.

Ini adalah burger vegetarian. Bahan yang digunakan untuk membuatnya berupa gandum organik yang ditambah dengan sayuran. Beberapa sayurannya berupa jamur, wortel, dan masih banyak lagi. Tentunya membuat cita rasanya semakin menarik. Meski begitu tidak ada rasa buatan. Produk ini juga halal, non GMO, dan tanpa pengawet makanan.

Kalau yang ini berbentuk sate taichan yang terbuat dari bahan nabati alami. Tinggi protein dan cocok untuk vegan karena bebas telur dan susu. Namun, ada kandungan gluten. Untuk kamu yang punya masalah dengan gluten, lebih baik tidak menggunakan produk ini, ya. Meskipun itu sedikit, sayangi tubuhmu.

Di produk ini ada sambalnya juga. Cara membuatnya pun simpel. Hanya perlu dipanaskan dalam microwave selama 10 menit atau bisa juga dikreasikan menjadi makanan lainnya. Selain itu, sate taichan beku ini juga tidak mengandung MSG dan pengawet. Jadi sangat cocok untuk menjadi makanan awal hidup sehatmu, guys!

Produk dengan makanan ternikmat nomor satu Indonesia ini bisa menjadi pengganti daging yang mantap jiwa tentunya. Memiliki rasa original rendang sapi, Green Butcher Beefless Rendang seratus persen terbuat dari bahan nabati alami. Yang mana bumbu rempah-rempahnya tetap terasa autentik. Makanan ini ramah vegan karena bebas telur dan susu.

Memiliki kandungan yang tinggi serat, rendah lemak, bebas kolesterol, non MSG, serta rendah gluten. Bahan-bahannya terbuat dari protein kedelai, jamur shitake, minyak kelapa, dan garam laut. Cara membuatnya pun praktis. Cukup panaskan di dalam microwave selama 10 menit, rendang sehat khusus vegan dan vegetarian telah siap sedia!

Kalau tadi adalah sate taichan, kini ada sate maranggi khas Sunda yang seratus persen terbuat dari bahan alami. Bahan-bahan yang digunakan sebagai berikut; protein kedelai, jamur shitake, minyak wijen, seitan, tepung tapioka. Serta beberapa bumbu-bumbu khas sate seperti kecap.

Cara penyajiannya juga anti ribet dan masih sama dengan yang lainnya. Cukup dipanaskan dalam microwave 10 menit dan sate maranggi vegetarian dan vegan siap untuk disantap!

Banyak bukan makanan pengganti daging yang bisa jadi alternatifmu saat tak bisa menahan nafsu makan daging. Kenapa? Kamu bingung mau mencari di mana? Tenang guys, kamu bisa menemukannya dengan mudah di Wellness Pantry.

 

5.    Mencari tahu makanan yang bisa menjadi pengganti produk hewani

Menerapkan gaya hidup vegetarian bukan membuatmu bisa hidup serampangan, lho. Asal makan sayuran saja tanpa memikirkan nutrisi yang terkandung di dalamnya. Kalau begitu kamu tak lebih dari hewan herbivora.

Tubuh seorang vegetarian itu rentan kekurangan protein, zat besi, vitamin D dan B12, kalsium. Yang mana semua itu banyak di dapat dari produk hewani. Jadi, perlu hati-hati dalam memilih makanan. Agar tubuh tetap mendapat nutrisi-nutrisi tersebut, terutama untuk para vegan.

Di Indonesia kita sudah mengenal tempe yang memiliki banyak kandungan protein yang banyak. Juga temannya dari produk kedelai lain yakni tahu. Dua teman akrab beda bentuk ini mengandung 16-19 gram protein per 100 gram. Selain itu, juga mengandung zat besi dan kalsium. Selain itu kacang-kacangan, quinona, biji chia, oat, juga baik untuk mendapatkan nutrisi pengganti produk hewani.

Bila kamu sedang bosan, dengan produk pengganti  hewani yang itu-itu saja di Wellness Pantry ada beberapa alternatif lainnya. Contohnya Purefit Protein Bar. Makanan ringan ini cocok untuk vegan. Terbuat dari kacang almond yang diberi beberapa rasa. Produk ini juga bebas gluten. Ini cocok untuk jadi camilan sehatmu waktu tengah bersantai.

 

6.    Berkreasi membuat makanan dari olahan nabati supaya tidak mudah bosan

Memiliki pola makan vegetarian dan vegan mungkin akan membuatmu bosan. Maka dari itu peminat pola makan ini harus lebih bisa berkreasi. Membuat makanan yang berbeda setiap harinya tentu akan semakin menggugah selera.

Kamu bisa mencoba membuat kombinasi antara buah atau sayuran. Bisa juga dengan mengkreasikan makanan-makanan khusus vegan yang sudah jadi dengan resep-resep ala masakan Eropa atau Asia.

Misalnya kamu mengombinasikan Sgambaro Pasta Kamut Fettuccine dengan sayur-sayuran seperti wortel dan brokoli. Bisa juga rumput laut. Produk ini adalah olahan pasta khusus vegan. Jadi tidak ada kandungan telur di dalamnya. Karena terbuat dari gandum jadi memiliki protein tinggi. Selain itu produk ini juga mengandung seng, serat, dan magnesium.

 

7.    Cermat dalam memilih makanan

Ketujuh, kamu harus cermat dalam memilih makanan. Terutama bagi yang vegan. Karena tidak makan produk hewani sama sekali. Sehingga mereka yang menerapkan pola makan ini rentan untuk kekurangan kandungan kalsium. Karena kandungan kalsium terbanyak ada dalam susu.

Walaupun begitu, ada beberapa produk susu dari biji-bijian yang bisa menjadi pengganti terbaik untuk mendapatkan kalsium. Salah satunya 137 Degrees Almond Milk, yang terbuat dari biji almon berkualitas. Kamu bisa memenuhi nutrisi kalsium dengan minum susu ini. Selain itu, pembuatannya tidak memakai gula putih, melainkan gula kelapa.

Produk ini juga bebas gluten, sehingga kamu yang punya penyakit celiac bisa meminumnya. Selain itu, non GMO juga. Jadi kamu yang sering berpikiran bahwa varietas buatan berbahaya bisa minum tanpa takut keracunan.

Selain dari susu almon, kamu bisa mendapatkan kalsium dari santan, susu kedelai. Juga dari oat seperti Nature's Path Instant Oatmeal Original. Yang terbuat dari tiga kacang-kacangan: kacang tanah, gandum, dan kedelai.

Nah, itulah cara mencapai resolusi sehat ala vegetarian dengan mudah di tahun 2021 ini. Ayo, segera lakukan resolusi sehatmu sekarang! Kalau ditunda nanti malah jadi lupa. Jadikan new year kali ini menjadi, new you sesungguhnya!

Oh, iya guys. Wellness Pantry juga ada di Tokopedia, lho. Jadi, semakin mudah untuk mencari bahan makanan vegetarian dan vegan demi memenuhi resolusi sehatmu, ‘kan?

 

 

Sumber referensi:

Brazier, Yvette. 20 Januari 2020. What to Know about the Vegetarian Diet. Medical News Today. Diakses pada tanggal 12 Januari 2021 dari https://www.medicalnewstoday.com/articles/8749#benefits.

Staf Vegetarian Nation. 7 Types of Vegetarianism. Vegetarian Nation. Diakses pada tanggal 12 Januari 2021 dari https://vegetarian-nation.com/resources/common-questions/types-levels-vegetarian.

Leave a comment

Please note, comments must be approved before they are published

Shopping Cart
0
No products in the cart.